Semarak Hari Kesaktian Pancasila: Guru dan Siswa Tampil Memukau dengan Balutan Pakaian Adat Sumba
[WAIBAKUL, SUMBA TENGAH] — Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober, suasana khidmat sekaligus semarak tampak terlihat di lingkungan sekolah. Seluruh warga sekolah, mulai dari dewan guru hingga tenaga kependidikan, tampil kompak dan penuh kebanggaan mengenakan busana tradisional khas Sumba.
Penggunaan pakaian adat ini tidak hanya sekadar menjadi simbol estetika dalam upacara, tetapi juga wujud nyata penghormatan terhadap nilai-nilai kebhinekaan nusantara. Kain tenun ikat Sumba dengan berbagai motif corak yang kaya dan khas tampak mendominasi barisan peserta upacara, memberikan warna tersendiri pada peringatan hari bersejarah bangsa ini.
Kepala sekolah beserta para staf menyampaikan bahwa momen Hari Kesaktian Pancasila tahun ini dimanfaatkan untuk memperkuat rasa nasionalisme sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal. Dengan mengenakan busana adat daerah, diharapkan generasi penerus bangsa semakin mencintai identitas budayanya seraya memegang teguh ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
"Melalui peringatan ini, kita diingatkan kembali pada pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman, sekaligus merawat warisan leluhur nusantara," ujar salah satu perwakilan guru di lokasi sekolah.
Kegiatan upacara ditutup dengan sesi foto bersama di depan halaman sekolah. Seluruh peserta tampak antusias menunjukkan senyum hangat dan semangat kebersamaan, mencerminkan kecintaan terhadap tanah air serta kebanggaan mengenakan busana tradisional daerah tercinta.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!